Minggu, 29 September 2024

(011) SEJARAH BENTENG KAJUMANGIBANG || Benteng Pertahanan Terakhir di Mandar Tahun 1907-1908


Penulis : Prof. Dr. Idham Khalid Bodi
Editor : Dr. Saprillah 
Penerbit : Arti Bumi Intaran 
Tahun : 2016
202 Halaman 

Buku ini bisa dikategorikan sebagai Buku sejarah perlawanan rakyat Mamuju. Buku ini dimaksudkan untuk merekonstriksi kejadian-kejadian masa lalu yang tersisa dalam ingatan publik Mamuju, khususnya di Mamuju Tengah. Kesulitan utama menulis sejarah adalah mempercayai tuturan. Seperti yang diakui oleh penulis di bagian pendahuluan, bahwa sumber data tentang sejarah Benteng Kajumangibang adalah narasi, tuturan bukan data tertulis. Tuturan sangat mungkin mengalami depresentasi (kesalahan interpretasi) dan sangat mungkin dipengaruhi oleh subyektifitas narasumber. Dalam hal ini, penulis cukup cerdik dengan menampilkan beberapa versi yang ditemuinya untuk dikaji secara hati-hati. Contoh yang paling detil terlihat pada beberapa versi istilah Benteng Kajumangibang. 


(010) ALI BAAL MASDAR || Sang Pionir Dari Tanah To Malaqbi

Penerbit : Indomedia Global Mandiri
Tahun : 2019
384 Halaman

Dalam konteks ini, terpilihnya Ali Baal Masdar (ABM) lewat kontestasi Pilkada langsung Gubernur Sulawesi Barat 2017, menjadi momentum penting bagi suami Hj. Andi Ruskati ini untuk mengemban amanah dan menyejahterakan rakyatnya. Tentunya, publik berharap, terpilihnya ABM, adalah benar-benar menjadi pemimpin impian rakyat, dengan serangkaian programnya yang 
prorakyat. Apalagi, selama ini dia dikenal sebagai pemimpin yang kuat, jujur, bersih, amanah, juga kreatif, inovatif, bertanggungjawab, serta dapat memberikan pelayanan prima (phylosopher-king) kepada rakyatnya, yang diharapkan pula dapat mewujudkan visinya pada 2017-2022 yakni, “Sulawesi Barat Maju dan Malaqbi.” 

Malaqbi dalam Bahasa Mandar sendiri diartikan sebagai nilai: nilai luhur, mulia, rendah hati dan keutamaan dalam sifat-sifat ber. harkat dan bermartabat. Makna ini dapat ditemukan dalam budaya Mandar yang diungkapkan di berbagai lontar, yaitu “Pelindo-lindo maririo nanacanringngo'o pagbanua,” (Anda diharuskan memiliki sifat yang berharkat dan bermartabat agar dicintai oleh rakyat). 

Bekal pengalamannya yang panjang di lingkungan birokrasi dan kemudian terjun ke ranah politik, memberi warna lengkap pada perjalanan kariernya di Pemerintahan Daerah. Karenanya, kehadiran buku “Drs. H. Andi Ali Baal Masdar, M.Si., SANG PIONIR dari Tanah Malaqbi,” ini menjadi rekaman panjang perjuangan seorang ABM dalam meraih puncak kariernya hingga memenangi kontestasi Pilkada Gubernur Sulawesi Barat 2017 secara elegan dan demokratis. Diharapkan, buku ini dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi generasi penerus. Selain itu, model kepemimpinannya (leadership style) yang khas berbingkai nilai-nilai luhur, mulia, rendah hati, yang merupakan keutamaan dalam sifatsifat berharkat dan bermartabat (malaqbi), selalu mencerminkan khas Budaya Mandar. Selain itu, dia mau bersusah-payah turun dari singgasana kekuasaannya guna mendengar suara rakyat, dipandu spirit hidupnya yang pantang menyerah, tampil kreatif dan inovatif, menjadi nilai-nilai pembelajaran yang perlu disosialisasikan kepada publik, khususnya warga masyarakat di Tanah Mandar Provinsi Sulawesi Barat, maupun di daerah lainnya di seluruh Indonesia. 

Terima kasih. 

Sarbinnor Karim, dkk