Awaluddin Kadir Masser
Jika di Bumi terdapat BAITULLAH Kiblat Umat Islam di dunia dalam beribadah. Maka dilangit ada BAITUL MAKMUR Kiblat Penduduk Langit dalam beribadah.
------------
Isra' : adalah Perjalanan dari Masjidil Haram ke Baitul Maqdis sesungguhnya Perjalanan Horisontal spritual yg berlangsung dibumi yg memberikan hikmah masjid to masjid adalah pusat peradaban sosial, budaya, politik dan ekonomi dengan seluruh kapasitas dan entitas dari mana kita, siapa kita
Mi'raj : adalah perjalanan vertikal (pendakian) Iman yang menukik ke langit menembus hingga Baitul Makmur dan perjalanan isra mi'raj ini terjadi dalam kapasitas seorang Hamba bukan perjalanan Dinas dengan Jabatan Nabi dan Rasul. Dan Mi'rajnya manusia seperti kita ini adalah Shalat yang tdk ada perbedaan dalam posisi Shaf dimasjid masjid Allah dimuka bumi. Perjalanan Dinas dengan Jabatan memungkinkan manusia terjebak pada keangkuhan posisioning Jabatan struktural dan fungsional yg mungkin mendegradasi kepentingan kepentingan Mustadha'afin (orang orang lemah) maka dia Rasulullah Muhammad Saw sebagai Hamba diperjalankan bertemu dengan Tuhannya yg privalage itu tdk diberikan kepada Malaikat. (Subhanallah).
Sidratul Muntaha : Sesungguhnya secara simbolik Batas pencapaian akhir yg diperlihatkan Allah SWT kepada hambanya utk mempersaksikan Kebesaran Allah utk menerima perintah Shalat. Hanya dengan shalat ini Muhammad umatmu bisa survive dalam melangsungkan kehidupannya dengan selamat dan maslahat dunia akhirat. Kalau tidak akan timbul kekacauan dimuka bumi. Inna shalata tanha anil fahsya'i wal mungkar.
Langit 1-7 : Perjuangan mondar mandir Nabi Muhammad di tujuh pintu langit sejatinya sebuah semangat yg harus dimiliki seorang hamba untuk terus menganalisis, memperbaiki dengan bimbingan wahyu bhw menuju jalan kebaikan itu butuh perjuangan yg tidak mudah penuh dg tantangan.
Wallahu a'lam bishawab.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar