PUSAT STUDI SOSIAL DAN KAJIAN KEBUDAYAAN

Menulis adalah melahirkan dan mengabadikan sejarah manusia

Rabu, 04 Mei 2016

SIMPUL SEJARAH FLAMBOYANT, CAK NUN DAN MANDAR (Bagian 3) “ Alisjahbana dan Kesejatian Mandarnya ”

Oleh: Muhammad Munir-Tinambung

Emha Ainun Nadjib dan Alisjahbana berhasil melakonkan kesejatiannya mementaskan Mandar tidak saja lewat gumamnya, tapi sekaligus diteriakkan di rimba belantara kota Jakarta. Tahun 2001 Muhammad Syariat Tajuddin memegang kendali kepengurusan di generasi keempat. TF terus mengepakkan sayap dengan membangun jejaring diberbagai penjuru nusantara, seperti: Bantaya Palu, Yayasan Kelola Solo, Komunitas Musik Puisi Se-Nusantara via FMPI 2003 dan Artis Network Asia (ANA) yang berkantor di Singapura, juga tercatat dalam direktori TIM Jakarta sebagai salah satu teater rakyat di Indonesia. Sampai disini, TF berhasil memperkenalkan manajemen kerja kebudayaan dan kesenian yang ilmiah dan modern, tanpa mentercerabutkan akar cultural dan sejarahnya sebagai Terater Rakyat.
Dari Bung Ali, Emha, Amru, Hamzah Ismail, Evo dan Syariat, TF berhasil melahirkan beragam arus pemikiran, yang terkadang memilih menjadi oposan dan radikal humanis dalam kacamata kebudayaan. Utamanya dengan persinggungannya dengan beragam kepentingan politik. Untuk wilayah satu ini, TF sebagai teater rakyat, justru lebih memilih berdiri pada garis tak berpijak alias netral (independen). TF lebih memilih hidup inklusif ditengah-tengah perjumudan dengan masyarakatnya, seraya menggenggam tekad perjuangan kebudayaan dan kemanusiaan. Dan tetap berupaya melakukan penambalan-penambalan kegelisahan ditingkat pemula dengan menyulut proses kerja-kerja kreatif dan metode arus lalu lintas pemikiran kebudayaan ditingkat yang lebih dewasa (Muhammad Syariat Tajuddin).
Pendek kata, Teater Flamboyant yang memiliki anggota terdaftar sekitar 50-an ini tetap lahir dan berada dalam leburan masyarakatnya, bersama bergenggaman dalam membangun kebudayaan yang lebih manusiawi dan memanusiakan. Kendati tanpa harus lepas dan tersobek dari realitas kesejatian tradisi masa lalu. Hal ini mudah difahami, sebab sebagian personilnya, adalah juga bekerja sebagai pedagang, pelajar, mahasiswa, PNS (guru) bahkan ada juga yang pengangguran yang mentafsir denyut kehidupan dibopong keatas panggung pementasan. Karena buat teater yang satu ini, kesenian tidak lantas harus difahami seni untuk seni, tetapi kesenian adalah upaya melembagakan manusia dalam tatanan estetika kemanusiaan yang berbudaya dan memahami konteks dan konsep kebudayaannya yang lalu dapat diejawantahkan dalam ruang kehidupan kehidupan kesenian masyarakatnya.
Sampai pada generasi keempat ini, TF berhasil dan sukses memanusiakan manusia, terutama penyelamatan generasi dalam pemahamannya atas kerja kreatif yang lebih santun. Maka tidak heran, jika dalam beragam lontaran statemen dan kerja kreatifnya TF selalu memilih untuk hadir sebagai komunitas yang lebih mengedepankan kebersamaan dan konsep keilahiaan, kemanusiaan dan kebudayaan yang berbudaya. Capaian tersebut tentulah tidak diraih dengan instant melainkan lahir dari sebuah proses panjang. Bung Alisjahbana adalah sosok yang tak akan lapuk termakan rayap waktu dari setiap jengkal langkah TF yang terlakonkan. Ia punya ide dan terobosan yang mungkin hari ini susah dicari tandingannya tentang obsesinya membangun kepribadian masa depan kampung kelahirannya. Ia tak pernah kehabisan cara untuk menjadikan Mandarnya dikenal diluar Sulawesi.
Salah satu cara Alisjahbana membangun mimpi anak-anak asuhannya, sebagaimana tulisan Hamzah Ismail (Majalah Sastra Sabana, Yogyakarta 2005) adalah dengan mengenalkan beberapa orang pintarnya Indonesia ke meraka. Salah satunya adalah Emha Ainun Nadjib. Setiap tulisan Emha Ainun Nadjib yang terbit di Majalah Panjimas dan Tempo, difotokopi sebanyak mungkin kemudian dibagikan kepada anak-anaknya, lalu malamnya tulisan itu didiskusikan sampai suntuk. Diam-diam tumbuh rasa cinta anak-anak muda itu ke Emha Ainun Nadjib. Tidak satupun tulisannya yang dilewatkan, yang ada di sejumlah media. Diam-diam pula ada desakan dari hati setiap individu anak-anak muda itu hendak bertemu langsung dengan Emha Ainun Nadjib, sosok yang mulai dirindukan dalam waktu relatif lama, sekira empat tahun.
Disadari atau tidak, sosok Emha Ainun Nadjib dalam fikiran yang sangat berperan mendinamisasi proses berpikir kirtis dan proses kreatif masyarakat Mandar. Cak Nun jua yang begitu banyak mendatangkan perubahan demi perubahan dalam semua aspek kehidupan, entah itu politik, ekonomi, sosial budaya dan tentunya dalam hal agama dan keberagamaan.  Bahkan dalam proses perjuangan pembentukan Provinsi Sulawesi Barat-pun, peran seorang Cak Nun tak bisa dinafikan. Jembatan yang terus dibangun, jalan-jalan yang makin diperlebar, mobil ukuran raksasa yang melintas, mengantar pulaukan aneka produk pertanian di Sulbar hari ini adalah  fakta-fakta sejarah yang pada tahun 1987 telah ia sampaikan dalam berbagai kesempatan ketika berada di Mandar. (Bersambung). 




on Mei 04, 2016
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Budaya, Literasi, Pemerintahan, Sastra, Sejarah, Tokoh, Tradisi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

BLOG PRIBADI MUHAMMAD MUNIR

PUSAKAKU (Pusat Studi Sosial dan Kajian Kebudayaan)
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2026 (6)
    • ►  Februari (2)
      • ►  Feb 10 (1)
      • ►  Feb 02 (1)
    • ►  Januari (4)
      • ►  Jan 26 (1)
      • ►  Jan 16 (1)
      • ►  Jan 15 (2)
  • ►  2025 (124)
    • ►  Desember (8)
      • ►  Des 28 (1)
      • ►  Des 27 (1)
      • ►  Des 21 (1)
      • ►  Des 16 (1)
      • ►  Des 14 (1)
      • ►  Des 06 (1)
      • ►  Des 04 (2)
    • ►  November (9)
      • ►  Nov 26 (1)
      • ►  Nov 25 (1)
      • ►  Nov 19 (1)
      • ►  Nov 18 (2)
      • ►  Nov 16 (1)
      • ►  Nov 15 (1)
      • ►  Nov 14 (1)
      • ►  Nov 08 (1)
    • ►  Oktober (9)
      • ►  Okt 29 (1)
      • ►  Okt 28 (1)
      • ►  Okt 26 (2)
      • ►  Okt 12 (1)
      • ►  Okt 08 (2)
      • ►  Okt 06 (1)
      • ►  Okt 05 (1)
    • ►  September (2)
      • ►  Sep 16 (1)
      • ►  Sep 04 (1)
    • ►  Agustus (6)
      • ►  Agu 21 (1)
      • ►  Agu 20 (1)
      • ►  Agu 16 (1)
      • ►  Agu 14 (1)
      • ►  Agu 13 (2)
    • ►  Juli (37)
      • ►  Jul 28 (2)
      • ►  Jul 27 (2)
      • ►  Jul 24 (1)
      • ►  Jul 23 (1)
      • ►  Jul 22 (2)
      • ►  Jul 21 (1)
      • ►  Jul 20 (2)
      • ►  Jul 19 (5)
      • ►  Jul 18 (3)
      • ►  Jul 17 (1)
      • ►  Jul 14 (2)
      • ►  Jul 13 (2)
      • ►  Jul 12 (3)
      • ►  Jul 11 (3)
      • ►  Jul 10 (2)
      • ►  Jul 09 (2)
      • ►  Jul 08 (1)
      • ►  Jul 07 (2)
    • ►  Juni (16)
      • ►  Jun 28 (1)
      • ►  Jun 27 (2)
      • ►  Jun 26 (4)
      • ►  Jun 25 (2)
      • ►  Jun 24 (1)
      • ►  Jun 22 (1)
      • ►  Jun 21 (1)
      • ►  Jun 19 (2)
      • ►  Jun 18 (1)
      • ►  Jun 17 (1)
    • ►  Maret (2)
      • ►  Mar 18 (1)
      • ►  Mar 05 (1)
    • ►  Februari (15)
      • ►  Feb 26 (1)
      • ►  Feb 21 (2)
      • ►  Feb 20 (3)
      • ►  Feb 18 (1)
      • ►  Feb 14 (1)
      • ►  Feb 12 (1)
      • ►  Feb 11 (1)
      • ►  Feb 09 (1)
      • ►  Feb 04 (3)
      • ►  Feb 02 (1)
    • ►  Januari (20)
      • ►  Jan 30 (1)
      • ►  Jan 29 (1)
      • ►  Jan 25 (1)
      • ►  Jan 24 (1)
      • ►  Jan 18 (1)
      • ►  Jan 17 (1)
      • ►  Jan 16 (1)
      • ►  Jan 14 (2)
      • ►  Jan 12 (1)
      • ►  Jan 11 (3)
      • ►  Jan 10 (2)
      • ►  Jan 06 (1)
      • ►  Jan 03 (3)
      • ►  Jan 02 (1)
  • ►  2024 (180)
    • ►  Desember (10)
      • ►  Des 31 (1)
      • ►  Des 19 (2)
      • ►  Des 16 (3)
      • ►  Des 10 (1)
      • ►  Des 09 (1)
      • ►  Des 07 (1)
      • ►  Des 06 (1)
    • ►  November (1)
      • ►  Nov 28 (1)
    • ►  Oktober (2)
      • ►  Okt 12 (2)
    • ►  September (21)
      • ►  Sep 29 (2)
      • ►  Sep 27 (1)
      • ►  Sep 26 (1)
      • ►  Sep 25 (1)
      • ►  Sep 24 (1)
      • ►  Sep 20 (7)
      • ►  Sep 19 (1)
      • ►  Sep 18 (1)
      • ►  Sep 17 (1)
      • ►  Sep 02 (3)
      • ►  Sep 01 (2)
    • ►  Agustus (23)
      • ►  Agu 30 (1)
      • ►  Agu 29 (1)
      • ►  Agu 26 (6)
      • ►  Agu 12 (1)
      • ►  Agu 09 (2)
      • ►  Agu 06 (3)
      • ►  Agu 05 (4)
      • ►  Agu 04 (1)
      • ►  Agu 02 (1)
      • ►  Agu 01 (3)
    • ►  Juli (8)
      • ►  Jul 31 (2)
      • ►  Jul 30 (1)
      • ►  Jul 28 (2)
      • ►  Jul 27 (1)
      • ►  Jul 20 (2)
    • ►  Mei (1)
      • ►  Mei 15 (1)
    • ►  April (22)
      • ►  Apr 23 (2)
      • ►  Apr 22 (1)
      • ►  Apr 20 (1)
      • ►  Apr 15 (1)
      • ►  Apr 13 (1)
      • ►  Apr 12 (2)
      • ►  Apr 09 (1)
      • ►  Apr 08 (3)
      • ►  Apr 07 (2)
      • ►  Apr 05 (1)
      • ►  Apr 04 (2)
      • ►  Apr 03 (2)
      • ►  Apr 02 (1)
      • ►  Apr 01 (2)
    • ►  Maret (60)
      • ►  Mar 31 (2)
      • ►  Mar 30 (1)
      • ►  Mar 28 (2)
      • ►  Mar 27 (3)
      • ►  Mar 26 (4)
      • ►  Mar 25 (3)
      • ►  Mar 24 (2)
      • ►  Mar 23 (1)
      • ►  Mar 22 (4)
      • ►  Mar 21 (2)
      • ►  Mar 20 (4)
      • ►  Mar 19 (2)
      • ►  Mar 18 (2)
      • ►  Mar 17 (2)
      • ►  Mar 16 (1)
      • ►  Mar 15 (1)
      • ►  Mar 14 (1)
      • ►  Mar 13 (1)
      • ►  Mar 12 (1)
      • ►  Mar 11 (2)
      • ►  Mar 10 (2)
      • ►  Mar 09 (1)
      • ►  Mar 08 (3)
      • ►  Mar 07 (2)
      • ►  Mar 06 (1)
      • ►  Mar 05 (3)
      • ►  Mar 04 (1)
      • ►  Mar 03 (4)
      • ►  Mar 02 (1)
      • ►  Mar 01 (1)
    • ►  Februari (32)
      • ►  Feb 29 (2)
      • ►  Feb 28 (3)
      • ►  Feb 27 (2)
      • ►  Feb 26 (1)
      • ►  Feb 25 (1)
      • ►  Feb 17 (3)
      • ►  Feb 12 (1)
      • ►  Feb 08 (2)
      • ►  Feb 06 (1)
      • ►  Feb 05 (2)
      • ►  Feb 04 (7)
      • ►  Feb 03 (4)
      • ►  Feb 02 (3)
  • ►  2023 (9)
    • ►  Desember (2)
      • ►  Des 17 (1)
      • ►  Des 10 (1)
    • ►  November (4)
      • ►  Nov 14 (1)
      • ►  Nov 13 (1)
      • ►  Nov 12 (1)
      • ►  Nov 06 (1)
    • ►  Agustus (1)
      • ►  Agu 11 (1)
    • ►  Februari (1)
      • ►  Feb 01 (1)
    • ►  Januari (1)
      • ►  Jan 07 (1)
  • ►  2022 (2)
    • ►  Mei (1)
      • ►  Mei 08 (1)
    • ►  April (1)
      • ►  Apr 22 (1)
  • ►  2021 (1)
    • ►  Oktober (1)
      • ►  Okt 20 (1)
  • ►  2020 (2)
    • ►  Oktober (1)
      • ►  Okt 02 (1)
    • ►  September (1)
      • ►  Sep 30 (1)
  • ►  2019 (6)
    • ►  September (2)
      • ►  Sep 21 (2)
    • ►  Mei (4)
      • ►  Mei 10 (4)
  • ►  2018 (3)
    • ►  Mei (3)
      • ►  Mei 06 (3)
  • ►  2017 (116)
    • ►  Agustus (3)
      • ►  Agu 06 (1)
      • ►  Agu 02 (2)
    • ►  Juni (2)
      • ►  Jun 20 (1)
      • ►  Jun 09 (1)
    • ►  April (2)
      • ►  Apr 11 (2)
    • ►  Maret (13)
      • ►  Mar 18 (2)
      • ►  Mar 14 (2)
      • ►  Mar 13 (1)
      • ►  Mar 07 (3)
      • ►  Mar 05 (3)
      • ►  Mar 03 (2)
    • ►  Februari (29)
      • ►  Feb 27 (3)
      • ►  Feb 25 (1)
      • ►  Feb 24 (2)
      • ►  Feb 18 (1)
      • ►  Feb 17 (6)
      • ►  Feb 14 (2)
      • ►  Feb 10 (1)
      • ►  Feb 08 (1)
      • ►  Feb 07 (1)
      • ►  Feb 05 (3)
      • ►  Feb 04 (4)
      • ►  Feb 03 (1)
      • ►  Feb 02 (2)
      • ►  Feb 01 (1)
    • ►  Januari (67)
      • ►  Jan 31 (1)
      • ►  Jan 29 (1)
      • ►  Jan 28 (4)
      • ►  Jan 27 (1)
      • ►  Jan 26 (1)
      • ►  Jan 22 (5)
      • ►  Jan 21 (4)
      • ►  Jan 20 (4)
      • ►  Jan 19 (4)
      • ►  Jan 18 (2)
      • ►  Jan 17 (3)
      • ►  Jan 16 (8)
      • ►  Jan 14 (11)
      • ►  Jan 13 (9)
      • ►  Jan 10 (3)
      • ►  Jan 09 (3)
      • ►  Jan 07 (2)
      • ►  Jan 04 (1)
  • ▼  2016 (85)
    • ►  Desember (20)
      • ►  Des 31 (4)
      • ►  Des 30 (1)
      • ►  Des 25 (3)
      • ►  Des 23 (3)
      • ►  Des 22 (3)
      • ►  Des 21 (1)
      • ►  Des 18 (5)
    • ►  Oktober (2)
      • ►  Okt 19 (2)
    • ►  September (8)
      • ►  Sep 29 (1)
      • ►  Sep 28 (1)
      • ►  Sep 26 (3)
      • ►  Sep 17 (3)
    • ►  Agustus (1)
      • ►  Agu 17 (1)
    • ►  Juli (4)
      • ►  Jul 12 (2)
      • ►  Jul 06 (2)
    • ►  Juni (13)
      • ►  Jun 25 (1)
      • ►  Jun 15 (1)
      • ►  Jun 14 (4)
      • ►  Jun 13 (2)
      • ►  Jun 10 (2)
      • ►  Jun 03 (2)
      • ►  Jun 01 (1)
    • ▼  Mei (31)
      • ►  Mei 20 (2)
      • ►  Mei 18 (1)
      • ►  Mei 17 (1)
      • ►  Mei 16 (2)
      • ►  Mei 13 (1)
      • ►  Mei 12 (3)
      • ►  Mei 10 (1)
      • ►  Mei 07 (2)
      • ►  Mei 05 (2)
      • ▼  Mei 04 (8)
        • SIMPUL SEJARAH FLAMBOYANT, CAK NUN DAN MANDAR (Bag...
        • SIMPUL SEJARAH FLAMBOYANT, CAK NUN DAN MANDAR (Bag...
        • M. Sukhri Dahlan: Bahasa Cinta pada Cak Nun, Masya...
        • Mengenang Prof. Dr. H. Baharuddin Lopa, SH (Dari P...
        • Gerbang Barlop di Palippis sangkah lagi akan terwu...
        • NAPAK TILAS SEJARAH KERAJAAN SENDANA (Bagian 6) ...
        • NAPAK TILAS SEJARAH KERAJAAN SENDANA (Bagian 5) " ...
        • NAPAK TILAS SEJARAH KERAJAAN SENDANA (Bagian 4) ...
      • ►  Mei 03 (1)
      • ►  Mei 02 (2)
      • ►  Mei 01 (5)
    • ►  April (6)
      • ►  Apr 29 (6)
  • ►  2014 (14)
    • ►  Mei (14)
      • ►  Mei 24 (14)
  • ►  2013 (16)
    • ►  September (16)
      • ►  Sep 13 (3)
      • ►  Sep 11 (5)
      • ►  Sep 10 (5)
      • ►  Sep 08 (3)

Label

  • Annangguru
  • Artikel
  • Bahasa
  • Budaya
  • Budayaa
  • Buku
  • Busaya
  • Cagar Budaya
  • Cakrawala
  • Cerpen
  • Donasi Buku
  • Dunia
  • Ensiklopedia
  • Fokoh
  • Hiburan
  • Hikmah
  • Hukum
  • Jejak
  • JUAL BELI
  • Kamus
  • Kesenian
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Legislasi
  • Lingkungan
  • Literaai
  • Literasi
  • Literasi.
  • Litersi
  • Loterasi
  • Moderasi Beragama
  • Musik Tradisi
  • Napak Tilas
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Opinj
  • Parlemen
  • Pemerintahan
  • Pemilu
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Pidato
  • Pilkada
  • Pilpres
  • Politik
  • Politisi
  • Politki
  • Polotik
  • PRODUK
  • Puisi
  • Pustaka
  • Pustaka Mandar
  • Religi
  • Resensi
  • Sastra
  • Sejarah
  • Seni
  • Situs
  • Srjarah
  • Sulawesi
  • Tokoh
  • Tradisi
  • UMKM
  • Umum
  • Wirausaha

Laporkan Penyalahgunaan

Total Tayangan Halaman

Cari Blog Ini

  • Beranda

PROFIL SINGKAT ||KH.Mahmoeddin Atjo Kanna Marilalalng

Postingan Populer

  • DUA SIMPUL KEKUATAN SOSIAL BERTEMU
    Oleh : Almadar Fattah  Konsep "dua simpul kekuatan sosial bertemu" antara ilmiah dan alamiah menggambarkan harmoni ant...
  • CATATAN AKHIR || DISKUSI DAENG PALULUNG
    Catatan Darmansyah  Pelaut ulung sekalipun, bila berbulan-bulan mengarungi samudra - tentu merindukan daratan, dan ingin sejena...
  • SULSILAH, TEKNOLOGI DAN REALITAS
    Oleh : Bram Pallatano Di masa lalu, silsilah adalah warisan yang dijaga dengan penuh kehati-hatian dan kesakralan. Setiap nama, ...
Tema Perjalanan. Diberdayakan oleh Blogger.